<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Agama Kab. Alor &#187; Berita</title>
	<atom:link href="/web/category/berita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kemenagalor.com/web</link>
	<description>Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jul 2014 02:44:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.9.2</generator>
	<item>
		<title>Tanah Kantor dihibahkan Kepada Kementerian Agama Kabupaten Alor</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/tanah-kantor-dihibahkan-kepada-kementerian-agama-kabupaten-alor.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/tanah-kantor-dihibahkan-kepada-kementerian-agama-kabupaten-alor.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2014 07:17:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10144</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)- Kabar menggembirakan ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Drs. Muhammad Marhaban, pada apel Senin pagi (17/04/2014). “Tanah yang diatasnya didirikan Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor ini masih menjadi milik Pemda Kabupaten Alor. Namun, status kemilikan ini telah dihibahkan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor pada hari Sabtu, 16/04/2014 pada acara tatap muka dengan Danrem dan Danlanud di Rumah jabatan Bupati Alor.” Jelasnya Ia melanjutkan “ Beberapa jam sebelum mengakhiri masa jabatannya, Bupati Alor. Drs. Simeon Th. Pally menyerahkan beberapa aset daerah kepada beberapa instansi vertikal diantaranya tanah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor dan Kantor KUA Abal.” Menjadikan tanah kantor menjadi milik Kementerian Agam telah lama diusahakan. Dan baru berbuah manis dalam masa akhir kepemimpinan Bupati Alor, Drs. Simeon Th. Pally. “ Ini kenangan dari Bupati yang harus kita syukuri dan kita tindak lanjuti dengan mengurus sertifikasi.” Tegasnya. Bagian umum ditugaskannya untuk mengawal proses sertifikasinya di Badan Pertanahan Alor. “ Jika sudah ada sertifikatnya, maka kita bisa mengusulkan rehab atau pembangunan gedung baru.” Lanjutnya dengan seulas senyum kebahagian terpancar dari wajahnya. (wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/tanah-kantor-dihibahkan-kepada-kementerian-agama-kabupaten-alor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ahmad Raja, S.Ag Dilantik menjadi Kepala KUA Kecamatan Alor Timur</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/ahmad-raja-s-ag-dilantik-menjadi-kepala-kua-kecamatan-alor-timur.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/ahmad-raja-s-ag-dilantik-menjadi-kepala-kua-kecamatan-alor-timur.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2014 08:53:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Raja]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[S.Ag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10140</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Drs. Muhammad Marhaban melantik Ahmad Raja, S.Ag sebagai Kantor Urusan Agama Kecamatan Alor Timur pada Kamis Sore (13/03/2014). Berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Acara ini dihadiri oleh Kepala Seksi, Kepala KUA, dan ASN lingkup Kementerian Agama Kabupaten Alor. Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Lusia Aked Marhaban. Pelantikan ini sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor: Kw 20.1/2/KP.07.6/631/2014 Tanggal 11 Februari 2014 dan hasil Hasil BaperJakat Kantor  Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT. Nomor : Kw.20.1/2/KP.07.6/7182/2013 tanggal 2 Desember 2013. Tampil sebagai saksi yakni Ruslin S.Pd, M.Pd dan Karolina Panduwal, S.Pd serta rohaniwan pendamping yaitu Rahman Karim, S.HI. Kendati dalam cuaca yang panas, acara ini berlangsung dengan hikmat dan penuh haru. Diawali dengan pembacaan SK Pengangkatan Jabatan, setelahnya Pengambilan Sumpah dan Penanda tanganan Berita Acara dan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor. Acara ini diakhiri doa oleh Rahman Karim, S.HI, selanjutnya ucapan selamat dan foto bersama. Ahmad Raja, S.Ag sebelumnya bertugas sebagai penghulu sejak tahun 2009 Alor. Sejak adanya Siskohat, ia mendapat kepercayaan menjadi operatornya. Banyak harapan yang diutarakan oleh teman-teman ASN kepadanya. “Orang muda dengan semangat dan idealisme yang tinggi akan mampu memimpin KUA baru. Saya kira latar belakang pendidikan dan etos kerja yang ditunjukkan selama ini mendukung karier barunya.” Ungkap Nikolaus Afuiakani.(wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/ahmad-raja-s-ag-dilantik-menjadi-kepala-kua-kecamatan-alor-timur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kantor KUA Kecamatan Alor Timur berdiri di Kecamatan Pantar Timur</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/kantor-kua-kecamatan-alor-timur-berdiri-di-kecamatan-pantar-timur.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/kantor-kua-kecamatan-alor-timur-berdiri-di-kecamatan-pantar-timur.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2014 07:34:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10137</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas) – Kedengarannya tak lazim sebuah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan mengunakan nama kecamatan lain. Namun itulah yang terjadi di Kecamatan Pantar Timur yang telah berdiri sebuah Kantor KUA yang baru. “Kantor KUA ini sebenarnya didirikan di Kecamatan Alor Timur, tetapi karena penduduk Islam di sana berkurang maka kantor ini dialihkan ke Kecamatan Pantar Timur yang berpenduduk Islam cukup banyak.” Jelas Kepala Seksi Bimas Islam, Hafid Syarif jelang pelantikan Kepala KUA kecamatan Alor Timur (13/03/2014) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor. Nomenklatur dan pengalokasian dana operasional untuk KUA Kecamatan Alor Timur telah ada sejak Tahun 1985 bersama KUA Kecamatan Alor Barat Daya dan Kecamatan Pantar. Namun, tidak bisa direalisasikan karena jumlah penduduk yang berkurang. Hal senada juga disampaikan Ahmad Asi, staf Seksi Bimas Islam yang menghabiskan masa kecilnya di Alor Timur. “Penduduk Islam Alor Timur ketika diusulkan untuk pembangunan KUA banyak. Mereka pada umumnya pedagang. Beberapa tahun kemudian, mereka berpindah ke tempat lain, sehingga jumlah mereka berkurang.  Bahkan sekarang mungkin sudah tak ada lagi.” Tuturnya. Menyikap hal ini, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor mengambil langkah untuk memindahkan KUA tersebut ke Kecamatan Pantar Timur. “Pemindahan ini telah kami konsultasikan ke tingkat Kanwil dan mendapat persetujuan. Kalau tidak dana pembangunan kantor yang telah melekat pada DIPA tahun Anggaran 2013 bisa hangus.” Kata Syarif. Pembangunan kantor KUA yang dikerjakan oleh CV. Ili Ape ini dimulai sejak bulan Agustus 2013. Kantor yang berukuran 10m2 ini menelan biaya 318 juta. Direncanakan kantor KUA ini akan diresmikan pada tanggal 22 Maret 2014 oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor. (wj).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/kantor-kua-kecamatan-alor-timur-berdiri-di-kecamatan-pantar-timur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakil Ketua DPRD Alor:  FKUB sebagai Tempat Belajar Kerukunan</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/wakil-ketua-dprd-alor-fkub-sebagai-tempat-belajar-kerukunan.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/wakil-ketua-dprd-alor-fkub-sebagai-tempat-belajar-kerukunan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2014 09:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10127</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)- Dalam Acara Peresmian Gedung Sekretariat FKUB Kabupaten Alor (10/03/2014), Wakil Ketua DPRD Alor, Fredy Lalitan,  berkesempatan memberikan sambutan.  Ia menyambut baik dengan pembangunan Gedung FKUB sebagai langkah maju demi pengembangan kerukunan di Alor. “ Gedung ini akan menjadi tempat menata kerukunan dan mencari solusi dalam masalah kerukunan” ungkapnya. Pria keturunan Tionghoa ini menekankan gedung FKUB sebagai wadah untuk belajar kerukunan dan kearifan dari para pemuka agama dan tokoh masyarakat yang telah menjaga kerukunan hingga saat ini. “ Gedung FKUB menjadi tempat bagi kaum muda untuk belajar cara komunikasi orang tua dalam menjaga kerukunan. Inilah warisan leluhur yang patut diwariskan kepada generasi berikut.” Ujarnya. Mencermati situasi kerukunan di Alor selalu mendapat pujian dari  berbagai pihak, ia tetap mewanti-wanti agar senantisa menjaganya. “Saat ini hubungan antar agama baik. Tapi tidak berarti akan selalu baik karena bisa dirasuki oleh perkembangan jaman sekarang yang turut membawa kerawanan baru. Karena itu, mari kita tetap menjaga kerukunan agar kualitas kehidupan masyarakat Alor semakin lebih baik” Ajak beliau sembari menutup sambutan singkatnya.(wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/wakil-ketua-dprd-alor-fkub-sebagai-tempat-belajar-kerukunan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. NTT: FKUB sebagai Jembatan Penghubung</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-fkub-sebagai-jembatan-penghubung.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-fkub-sebagai-jembatan-penghubung.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2014 08:48:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10123</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (inmas)- Demikian pernyataan Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. NTT, Hasan Manuk,S.Pd, M.Pd ketika memberikan sambutan mewakili Kakanwil Kemenag Prov. NTT yang berhalangan hadir pada acara peresmian Gedung FKUB Kabupaten Alor (10/03/2014) “Misi FKUB adalah jembatan untuk menghubungkan pemerintah dan masyarakat dalam mengukuhkan, mempersatukan serta melindungi kehidupan umat beragama.” Katanya. Menurutnya, misi ini sejalan dengan visi Kanwil Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor Prov NTT yaitu Mewujudkan masyarakat NTT yang Bernas, beriman, cerdas, rukun dan sejahtera. “Kesejahteraan hakiki sesungguhnya bisa dicapai apabila kehidupan dalam nuansa damai dan aman. Suasana ini diciptakan oleh orang-orang cerdas dan beriman yang tahu membedakan yang benar dan salah. “ucapnya. Lebih jauh ia menyatakan bahwa nuansa damai dan aman bertolak dari trikerukunan yakni kerukunan interumat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah. “ Dalam konteks masyarakat NTT, kita tidak terlepas dari APA (agama, pemerintah dan adat) yang kait-mengait. Dalam masyarakat NTT agama, pemerintah dan adat saling berhubungan satu sama lain dan perlu dihargai. Jika kita tidak menghargai adat maka akan terjadi kelunturan kultur yang berakibat pada ketidakpercayaan masyarakat,” jelasnya. Masyarakat NTT diakuinya sangat majemuk. Kemajemukan ini hendaknya dijadikan sebagai kekuatan dalam membina kerukunan. “Kerukunan yang dibangun bukan dalam tataran verbal semiotik saja tetapi dinamis dan realistis. Kerukunan sejatilah yang menjadi harapan kita bersama. Dan itu sudah menjadi kenyataaan sebab NTT menjadi contoh kerukunan yang selalu di bicarakan Menteri Agama RI dalam berbagai kesempatan. Bahkan ia menyatakan bahwa  NTT adalah laboratorium kerukunan.” Lanjutnya. Karena itu, beliau berharap agar masyarakt Alor tetap melestarikan keramahan dan kerukunan. Mengakiri sambutannya, beliau memberi pantun kerukunan yang sarat makna.  “Memancing ikan di tanjung Pura, Dibawa jual di pasar Kalabahi Jika ada pertikaian berbau sara Tolong selesaikan agar jangan berkelahi.” (wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-fkub-sebagai-jembatan-penghubung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. NTT Menghadiahkan EMAS dalam Peresmian FKUB Kabupaten Alor</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-menghadiahkan-emas-dalam-peresmian-fkub-kabupaten-alor.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-menghadiahkan-emas-dalam-peresmian-fkub-kabupaten-alor.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2014 08:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[fkub]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10117</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas) &#8211; Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. NTT, Hasan Manuk,S.Pd, M.Pd membagi EMAS pada saat peresmian Sekretariat FKUB Kabupaten Alor. EMAS yang dimaksudkan di sini yakni Etika, Moral, Adat dan Susila. EMAS ini akan membendung berbagai kerawanan dan konflik yang terjadi selama ini. Tak bisa dipungkirinya, bahwa embrio hancurnya kerukunan telah merasuk pada unit terkecil yakni keluarga. “Saat ini kita mendengar bahwa anak bisa bunuh orang tua atau saudaranya lantaran masalah kesejahteraan. Jika tidak dibendung dengan akidah dan iman dan dibingkai dengan Emas (etika, moral, adat dan susila), maka kehidupan akan hancur” katanya. Menurutnya, dalam menghadapi bahaya ini, agama menjadi pijakan dalam bertindak. “ Agama menjadi menjadi benteng kehidupan dan bukan ilmu. Sebab agama diyakini baru dilaksanakan sedangkan ilmu dilaksanakan lewat penelitian empiris baru bisa diyakini.” Lanjutnya. Karena itu, ia berharap agar agama senantiasa diimani agar menjadi payung kehidupan.(wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/kabag-tu-kanwil-kemenag-prov-ntt-menghadiahkan-emas-dalam-peresmian-fkub-kabupaten-alor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekretariat FKUB Alor diresmikan</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/sekretariat-fkub-alor-diresmikan.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/sekretariat-fkub-alor-diresmikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2014 07:51:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[beragama]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[fkub]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10113</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)- Gedung Sekretariat Forum Komunikasi Kerukunan Umat Berama (FKUB) Kabupaten Alor resmi digunakan pada hari Senin (10/03/2014) pagi. Peresmian ini ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Bupati Alor, Drs. Simen Th. Pally yang dimandatkan kepada Kapolres Alor, pengguntingan pita oleh Wakil Ketua DPRD Alor, Fredy Lalitan dan pembukaan pintu oleh Kakannwil Kantor Kementerian Agama Provinsi NTT yang diwakili oleh Kabag TU, Hasan Manuk, S.Pd, M.Pd. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 1622 Alor, Kepala Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Alor, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Drs Muhammad Marhaban, Ketua FKUB Alor Yakobus Palamau, S.Th, Camat teluk Mutiara dan Forkumpimda serta tokoh-tokoh agama dan pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor. Panitia Pelaksana Pembangunan Gedung FKUB, I Made Warta SE dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini dialokasikan dari dana DIPA Kementerian Agama Kabupaten Alor  sebesar Rp. 400 juta dalam bentuk bantuan sosial kepada FKUB Alor. Menindaklanjuti bantuan ini, maka pengurus FKUB bersama kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor mengajukan permintaan tanah kepada Pemda Alor. “Syukurlah, Pemda merespons permintaan ini dengan menghibahkan tanah seluas 650 m2 yang terletak sangat strategis berdampingan dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor.” ucapnya Ketua PHDI Alor ini menjelaskan bahwa proses pembangunannya melalui pelelangan terbuka melalui mekanisme sesuai dengan peraturan yang berlaku. Gedung yang dikerjakan oleh CV. Bintang Hebar mulai dibangun bulan Oktober sampai Desember 2013 dan mulai digunakan pada bulan Maret 2014.(wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/sekretariat-fkub-alor-diresmikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPRI Amal Diusulkan Sebagai Koperasi Berprestasi</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-diusulkan-sebagai-koperasi-berprestasi.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-diusulkan-sebagai-koperasi-berprestasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2014 04:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten alor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalabahi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[kpri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10097</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)-Demikian penyampaian Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Alor melalui Kabid Koperasi dan UKM, Musa Abdullah, S.Sos, M.Si. Hal ini sesuai hasil pemantauan dan  evaluasi dari instansi tersebut. “Dari 112 Koperasi di Kabupaten Alor, KPRI Amal termasuk dalam 64 Koperasi aktif dan sehat, karena itu diusul ke Propinsi sebagai Koperasi berpreatasi.” Ujarnya. Prestasi juga ditunjukkan dengan pelaksanaan RAT. KPRI Amal adalah koperasi ke-6 yang melaksanakan RAT dalam tahun ini. Ia menjelaskan bahwa RAT menjadi barometer prestasi koperasi karena RAT sebagai pemegang kekuasaan dalam Koperasi. “ RAT merupakan pencerminan demokrasi, transparansi dan akuntabilitas serta kepercayaan anggota kepada koperasi. Karena itu, RAT harus dilaksanakan setiap Koperasi.” Lanjutnya sambil mengapresiasi pelaksanaan RAT KPRI Amal. Selain itu, ia menganjurkan agar dalam RAT kali ini dibahas juga tentang amanat UU No. 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian. “Undang-undang perkoperasian terbaru mengamanatkan agar setiap koperasi memiliki akta pendirian dari Notaris yang ditunjuk oleh pemerintah agar memiliki legalitas usaha.’’ Jelasnya. Selanjutnya, ia menambahkan bahwa koperasi hanya boleh mengelola satu jenis usaha seperti konsumtif, produktif, jasa dan simpan-pinjam. “Undang-undang sebelum memungkinkan koperasi merambah beberapa usaha. Namun, sekarang pilih salah satu yang dianggap memiliki prospek yang bagus.”katanya. Diakhir sambutannya, ia mengusulkan kepada pengurus untuk merubah nomenklatur dari koperasi Pegawai ke koperasi saja, seperti Koperasi Amal. “Karena kalau memakai nama koperasi pegawai dianggap koperasi mampu karena beranggotakan pegawai dan tidak diusulkan untuk mendapat bantuan dana. Kendati dalam kenyataan koperasi ini memiliki kesulitan finansial yang tetap perlu dibantu.” Ucapnya. Setelah menyudahi sambutannya, ia membuka secara resmi RAT KPRI Amal XXXI Tahun Buku 2013. (wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-diusulkan-sebagai-koperasi-berprestasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor beri Tips Koperasi Sehat</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/plh-kepala-kantor-kementerian-agama-kabupaten-alor-beri-tips-koperasi-sehat.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/plh-kepala-kantor-kementerian-agama-kabupaten-alor-beri-tips-koperasi-sehat.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2014 04:35:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[alor]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[kpri]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10093</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)- Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Ruslin S.Pd, M.Pd memberi tips koperasi sehat dalam acara pembukaan RAT KPRI Amal XXXI (08/03/2014). Tips sehat yang diangkatnya yakni sehat organisasi, sehat usaha dan sehat administrasi. Kepala Seksi Pendis ini menjelaskan bahwa sehat organisasi yakni semua pengurus dan anggota menjalankan tugas sesuai dengan hak dan kewajibannya dengan batasan kewenangannya. Selain itu, lanjutnya, koperasi masti sehat usaha. “Usaha harus jelas sesuai dengan kebutuhan dan bisa memberi manfaat bagi anggota beserta pengurus.” Ujarnya. Sehat  terakhir yang diutarakan mantan kepala seksi Pendis Kemenag Kab. Sumba Timur ini yakni sehat administrasi dengan pembukuan dan pencatatan yang terstruktur dan sistematis. “Kalau ketiga aspek ini diperhatikan maka saya yakin KPRI Amal mampu bersaing dan eksis bagi anggotanya.” Harapnya. Ia mendorong agar pengurus koperasi lebih inovatif dan kreatif untuk memajukan koperasi. Koperasi yang sudah menjadi penyokong perekonomian anggota ini diharapkannya untuk menerapkan tata kelola yang akuntabel, transparan dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Diakhir sambutannya, pria kelahiran Makasar ini menyodorkan beberapa terobosan yakni pengadaan bantuan pendidikan bagi anak-anak anggota dan santunan kepada anggota yang meninggal. (wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/plh-kepala-kantor-kementerian-agama-kabupaten-alor-beri-tips-koperasi-sehat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPRI AMAL Gelar RAT XXXI</title>
		<link>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-gelar-rat-xxxi.html</link>
		<comments>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-gelar-rat-xxxi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2014 01:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kemenagalor.com/web/?p=10088</guid>
		<description><![CDATA[Kalabahi (Inmas)_Bertempat di Aula Hotel Adhi Dharma Kalabahi, KPRI AMAL menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2013. (08/03/2014). RAT yang menjadi kekuasaan tertinggi di tata kehidupan koperasi ini dihadiri oleh sebagian besar anggota, pengurus dan pengawas. Turut hadir pula Plh. Kepala kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Ruslin, S.Pd.M.Pd dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Alor yang diwakili oleh Kabid Koperasi dan UKM, Musa Abdullah , S.Sos, M.Si. “RAT ini bertujuan untuk mempertanggungjawabkan seluruh pelaksanaan tugas kepengurusan selama tahun buku 2013 di bidang organisasi, managemen, usaha, permodalan dan keuangan.” Demikian pernyataan Ketua KPRI Amal, H. Abdul Kadir Kawali dalam sambutan pembukaan RAT. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa RAT ini menjadi ajang untuk mengevaluasi pastisipasi anggota, menyajikan gambaran kekuatan dan kelemahan dan mendapat umpan balik konstruktif dari angggota. Koperasi yang sebagaian besar beranggotakan pegawai dan pensiunan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor ini telah memiliki modal usaha yang cukup besar senilai 2.251.771.997. Perkembangan modal usaha yang signifikan ini ditunjang oleh keaktifan anggota yang terbilang cukup baik. Kendati demikian, Ketua KPRI Amal yang juga Ketua MUI Kabupaten Alor ini mengharapkan semua anggota melunasi kewajibannya dan meninggkatkan dana pembangunan untuk renovasi gedung koperasi. Acara RAT ini berjalan dengan lancar dan anggota menerima Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus, Pengawas dan mengesahkan keputusan RAT serta rencana kerja dan anggaran tahun 2014. Pembagian SHU yang menjadi pamungkas acara yang ditunggu-tunggu oleh semua anggota.(wj)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kemenagalor.com/web/berita/kpri-amal-gelar-rat-xxxi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
